Wednesday, November 24, 2010

safa N maRwah

Poster Sinetron Safa dan Marwah


Safa (RISTY TAGOR) adalah seorang gadis cantik, sedikit tomboy, tegar dan baik hati. Ia tinggal bersama ibunya, Siti (MIEKE AMALIA), di desa nelayan. Safa tidak pernah menyadari kalau Siti bukanlah ibu kandungnya. Yang ia tahu adalah Safa ingin membantu ibunya menemukan adiknya, anak Siti yang selalu dirindukan oleh Siti.
Berbeda dengan Safa, Marwah (NIKITA WILLY) adalah gadis lemah lembut, cantik jelita, baik hati, soleha, dan kaya raya. Tipikal wanita idaman semua laki-laki. Marwah tinggal bersama orang tuanya, Zainal (UMAR LUBIS) dan Ratih (INGGRID KANSIL), serta kakaknya yang jahil, Ilham (RIONALDO STOCKHORST). lepas dari semua kekurangan keluarganya, Marwah sangat menyayangi orangtua dan keluarganya, Marwah tak tahu bahwa dia sama sekali tak punya hubungan darah dengan mereka semua.
Suatu saat, Safa pindah ke Jakarta setelah mendapat beasiswa dari salah satu kampus terkemuka. Di sanalah ia bertemu dengan Marwah yang menjadi kembang di kampus itu. Akhirnya persahabatan pun mulai tumbuh di antara Safa dan Marwah. Mereka berdua tak pernah menyadari ikatan apakah yang ada di antara mereka sebenarnya. Safa kagum sekali pada Marwah yang walaupun memiliki segalanya, tetap ingat untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang kekurangan. Begitu juga sebaliknya, marwah mengagumi Safa yang ikhlas dan sukarela untuk mengajar ngaji di Masjid tempatnya biasa memberikan donasi. Toh
Kedekatan mereka berdua membuat Siti berkesempatan bertemu dengan Marwah. Bukan main bergetarnya hati Siti saat bertemu dengan Marwah. Naluri keibuannya tak bisa dibohongi, walaupun otaknya tak mengerti apa yang terjadi di dalam hatinya. Perhatian siti pun jadi melimpah ruah pada Marwah. Perasaanya kuat sekali mengatakan bahwa Marwah adalah anaknya yang dulu hilang karena dijual ke kelaurga kaya. Hal ini tentu saja membuat heran Safa. Hati Safa yang selalu bersih pun mendapatkan ujian. Sanggupkah dia menghindarkan dirinya dari perasaan iri melihat ibunya, satu-satunya orang yang dia miliki ternyata merasakan perasaan yang jauh lebih berarti pada Marwah?
Safa dan Marwah kemudian sama-sama berkenalan dengan Adil (RIZA SHAHAB), seorang mahasiswa perantau yang soleh, pintar, dan sangat tampan. Di saat yang berbeda-beda keduanya sama-sama terpikat oleh Adil yang begitu sempurna di mata mereka. Tetapi keduanya sama-sama tak berani menunjukkan perasaan mereka karena, walaupun hanya anak miskin, Adil ternyata merupakan idola kampus karena ketampanan, wibawa, pesona dan kesolehannya.
Betapa terkejutnya Safa ketika mendapati bahwa Adil adalah anak dari Fikri, pengurus mesjid yang menaruh hati pada ibunya. Safa pun jadi dilema. Haruskah dia membiarkan Siti dan Fikri bersama? Sebab jika mereka bersama, tentunya akan terasa sangat ganjil untuk dirinya dan Adil untuk bisa bersama….
Masalah jadi semakin pelik saat Safa dan Marwah akhirnya sama-sama mengetahui bahwa diam-diam sahabat mereka itu sama-sama jatuh cinta pada Adil….
Bagaimanakah kelanjutan kisah ini? Bagaimanakah reaksi Marwah saat tahu bahwa dia ternyata bukan anak kandung orangtuanya? Bagaimanakah reaksi Safa saat mengetahui bahwa Marwah adalah putri Siti yang selama ini dicari-cari oleh Siti? Dan bagaimana reaksinya saat dia mengetahui bahwa justru dirinyalah yang bukan putri kandung dari ibu yang sangat disayanginya? Lalu, bagaimana dengan Adil? Siapakah yang akan dipilihnya? Safa atau Marwah?..

Yang menulis,Wan Mohd Hazwan

0 comments:

Post a Comment